Senin, 04 April 2011

Ayah...

Kepribadian mulia tercermin dalam sikapmu
Sosok bijak ada padamu
Engkaulah guru bagiku
Engkaulah lider sejatiku

Engkau perkenalkan dunia kepadaku
Hitam dan putih
Manis dan pahit
Tinggi dan rendah
Baik dan buruk
Semua kau tunjukkan padaku

Engkau mengajariku tentang kehidupan
Bagaimana menghormati dan dihormati
Bagaimana menghargai dan dihargai
Bagaimana memimpin dan dipimpin
Bagaimana bertutur dan bertingkah
Semua kau terangkan padaku

Ku tak tau bagaimana harus membalas
Tiada kata yang pantas ku ucapkan
Tiada rasa yang pantas ku ungkapkan
Hanya terimakasih yang bisa kupersembahkan


Malang, 16/02-2010
By: Adianshari

3 komentar:

  1. coba-coba ekspresikan perasaan lewat tulisan,,,, mudah-mudahan bs berkembang he he he

    BalasHapus
  2. Aina sunu lalo douma ntau blogke haris..Wancuku puitisna, sama labo ndaimureni..Pala aupani *curhat sato'i*, sangat kita2 tunggu2 sebuah puisi yg menceritakan ttg curahan perasaannya kpd makhluk Tuhan yang paling seksi (sang wanita), hehehe
    Klo yg inikan sudah mumpunilah, tp khusus masabuana ede mbuipu penasaran adeku...xixixi

    Salam karya :-))

    BalasHapus

Mohon masukannya
tulis nama & E-mail
Thanks