Cinta dan Kepalsuan
Perselingkuhan antara cinta dan kemunafikan melahirkan sejuta kepalsuan
Perkawinan antara kepalsuan dan keragu-raguan membuahkan fatalistas permanen
Sesuatu yang paling intim dari proses fatalisasi adalah matinya proses berpikir
Al-Hasil karakter dan jatidiri punah secara perlahan
Idealismepun menjadi barang langka
Cukup tragis bukan???
Inilah fatalitas dari cinta!!!
Cinta yang disalah gunakan dan disalah artikan
Yang dikawal oleh eksistensi kebohongan
Yang diiming-imingi kesenagan sesaat
Akhirnya masa lalu hanya tinggal sejarah
Masa kini adalah segala-galanya
Masa depan??? Itu Cuma mimpi kawan…
Tak pernah ada masa depan dalam dunia nyata
Itulah kata para pecinta yang pola pikirnya diselimuti kabut
dan misteri kepalsuan cinta
Kelihatannya cukup menyedihkan, tapi mereka cukup menikmatinya
Keaslian dan imitasi nampak sama di mata mereka
Dosa??? Mungkin tak ada dalam bahasa meraka
Kesenangan adalah harga mati
Walau tak jarang kesenangan itu mengahantarkan mereka pada kematian
Terkadang mereka percaya takdir, namun cinta sudah terlanjur menjadi tuhan
Sehingga kebenaran sejati nampak bias di mata mereka
Malang, 13 November 2010
By: Adianshari
